BELAJAR DARI GERAKAN PERTARUNGAN MONYET DAN MACAN
Mythos Maempo Cimande
Tak jauh di tepian sungai Mande sebuah keluarga pedagang bernama Khair (ada yang menyebutnya Khair, atau Kair) hidup tinggal tenteram dan damai. Di suatu hari istrinya pergi ke sungai untuk melakukan kegiatan sehari-hari mencuci pakaian, makanan dan membuang hajat. Di saat istrinya mencuci pakaian di seberang tampak segerombolan monyet memungut buah kupak di tepian sungai, selang waktu kemudian datang seekor macan (maung) di tempat yang sama.
Monyet-monyet itu merasa terusik kenyamanannya dengan kedatangan macan, monyet-monyet itu menjerit jerit mengeluarkan suara sekeras-kerasnya. Suasana itu mengejutkan istri Khair untuk memperhatikan keadaan, kemungkinan apa yang terjadi.
